Minggu, 27 Februari 2011

Berharap aku tidak berharap…..

Tidak sedikit gores-gores yang membekas di degup jantung ini…
Bisa kah kita sekedar untuk berpura-pura dan mengangap  tidak bermakna untuk dia
Omong kosong tidak perlu lagi, cukup kau tutup buku dan pergi saja
Berpegangan tangan untuk mengulang apa yang seharusnya menjadi milik kita, bukan dia
Sialan kau. Apa yang kau ucap tidak berkonsistensi dengan suara angin yang aku dapati memihakmu.
Kau malah marah untuk alasan mengapa dunia ini ada.
Nonsense sayang, tak ayal lagi aku pun mengecup bulan hanya untuk melihatmu kembali tertawa
Mari tutup buku itu dan biarkan aku tertawa bersamamu di tepi pantai ketika ikrarmu kau ucap untukku.
Ingin ku bunuh hal yang bisa membuat kita menangisi, menyesali kepergian nyanyian yang slama ini berwujud pink.
Sialan kau, kau tidak lebih dari seorang pecundang yang pergi bersama angin untuk alasan hati pertama yang pernah ada….
Aku menulis ini sekedar untuk ingat bahwa kau pernah datang dan kemudian membawa kuncinya lagi.
Bodoh benar aku… kembalikan kunci itu. Aku ingin pikirkan yang lain bukan kau saja.
Biar kan hati ini bebas dan tidak pernah berharap lagi untuk mengecup bulan. 

6 komentar:

  1. yah, tapi yang pasti, hanya orang bodoh yang mau jatuh kedalam lubang yang sama dua kali apalagi berkali-kali, jadi pastikan tidak terjatuh kembali hahahaha......... dan jangan pernah marah (hasil refleksi kmrn neh) tapi anggap saja kemaren itu sedang sial wakkakakkkk.........

    BalasHapus
  2. Apa yang kau ucap tidak berkonsistensi dengan suara angin yang aku dapati memihakmu.

    ini dijelaskan dong..

    BalasHapus
  3. Ketulusan adalah salah satu bagian pondasi kesetiaan dalam membina suatu hubungan...........

    Kalau orang sudah tidak tulus.....
    Jangan berharap dia untuk setia...

    Disaat dia punya bakat untuk tidak setia......
    jangankan suara angin.....suara cacing ketawa aja didalam tanah bisa membawanya lari........

    ehem........ehem........

    skrang ini bukan bicara masa lalu yang telah terlewati tetapi masa depan akan dilewati.......

    Tergantung dari kamu........

    Kamu yakin dengan hatimu untuk mengatakan tidak atau iya........

    Lakukanlah apa yang harus kamu lakukan............

    aku yakin...suatu saat kamu akan mendapatkan kunci itu kembali......???

    walau kunci itu bukan kunci yang asli, tapi ingat kunci itu mungkin akan menjadi lebih baik....???!!

    apalagi yang memberikan kunci itu mungkin bisa membuat nyaman dan selalu menjaga kunci itu sampai kapanpun.......?!!

    God Blesss................... adek maniz

    BalasHapus
  4. idih, panjang yua ka pino huahahahahahaha. curhat dueh kaya'e.
    @fitri : ngana le...
    @nichol : mo tau aja, tolong di pahami ixixixixi

    BalasHapus
  5. ach,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,perasaan kw aja??? masa curhat di blog orang.................

    sana bikin tulisan lg...???

    kisahmu ini bisa di novelkan............

    BalasHapus